Gembira Loka Zoo, Banyak Koleksi Hewannya Murah Meriah Tiketnya

Puas menikmati aneka koleksi aviasi di Museum TNI AU Dirgantara Mandala, saya dan rombongan murid TK Teladan Ungaran pun segera balik ke parkiran untuk makan di bis dan melanjutkan perjalanan ke Kebun Binatang Gembira Loka. Rame bener pengunjung di bonbin ini pada saat weekend. Harga tiket masuk 20 ribu dihari Senin sampai Jumat, da 25 ribu saat weekend. Bonbin ini dibuka sejak lama dari tahun 1956 dan memiliki banyak koleksi satwa dari jenis mamalia, reptilia, unggas, amphibi dan ikan-ikan. Dilengkapi taman-taman hijau dan rapi, dan segenap fasilitas lainnya, maka gak heran kalau bonbin tunggal di Yogyakarta ini diminati sebagai tempat rekreasi keluarga. Selain melihat koleksi satwa, disini pengunjung juga bisa naik aneka satwa seperti gajah dan unta. Bahkan bisa juga memegang beberapa reptil seperti ular, bunglon dan kura-kura. Terdapat juga gua replika dimana kita bisa masuk kedalamnya, tapi cukup gelap jadi saya ga minat masuk, hehe. Nah di ujung lorong gua ini pengunjung bisa keluar melalui ujung gua yang berbentuk kepala kuda nil. 

Megangnya sambil takut-takut

Masuk taman burung yuuk

Salah satu sudut taman Gembira Loka Zoo
Yang paling saya suka dari Gembira Loka Zoo ini adalah koleksi ular nya yang banyak sekali. Kebetulan saya suka melihat koleksi ular kalau mengunjungi bonbin. Buat saya, ular itu eksotis, ya walaupun saya takut pegang sih hehe. Tapi saya berani-beraniin kali ini untuk menggendong ular piton besar yang memang disediakan untuk keperluan foto narsis. Saya juga menjajal naik unta karena penasaran seperti apa sih rasanya naik di punggung unta. Ada juga gajah yang bisa dinaiki, tapi saya ga naik karena rencananya di bulan Juni nanti saya mau naik gajah sepuasnya di Way Kambas National Park Lampung. Kebetulan saya udah daftar jadi sukarelawan ngurus gajah disana, can't hardly wait pokoknya :D. Okelah, acara one day trip ini belum berakhir di bonbin ini. Selanjutnya kami ke Malioboro untuk jalan-jalan santai dan cari suvenir. 

Museum Dirgantara Mandala, Koleksi Pesawat Tempur TNI AU di Yogyakarta

Setelah wisuda S1 pada bulan Maret lalu, hasrat jalan-jalan saya makin besar saja. Saya pengen bisa ngetrip kemana aja sebisa saya. Mau ngetrip ke lokasi yang jauh ataupun dekat, apapun boleh. Termasuk jalan-jalan ceria kali ini dengan rumbongan anak TK Teladan. Loh kok bisa dengan anak-anak TK? Jadi begini, saya punya saudara sepupu yang hampir lulus TK. Nah, salah satu acara mereka adalah jalan-jalan bareng sebelum kelulusan. Tante saya nawarin apa saya mau ikut juga, ya saya jawab iyaaahh dengan sukacita apalagi bayarnya juga murah meriah untuk one day trip ini. Rencananya, kami akan mengunjungi Museum TNI AU Dirgantara Mandala (Dirgantara Mandala Air Force Museum) dan Gembira Loka Zoo di Yogyakarta.

Okee, dari Ungaran kami berangkat pagi sekitar jam 7, dan sampai di Yogyakarta hampir jam 10 pagi. Biasalah namanya weekend, macet dimana-mana, apalagi jalan Ambarawa-Secang-Temanggung yang sempit ituh.. uuh seandainya aja jalannya diperbesar pasti ga akan macet parah tiap weekend. Sesampainya di parkiran Museum Dirgantara Mandala, anak-anak TK Teladan yang unyu-unyu itu diatur dalam barisan-barisan. Lalu keluarlah seorang pemandu dari pihak museum kapal terbang ini untuk memandu kami dengan gaya bahasa yang mudah dicerna anak-anak. 

Museum TNI AU Dirgantara Mandala terletak di Kompleks Landasan Udara Adi Sutjipto, Yogyakarta. Awalnya museum ini berlokasi di Jakarta tapi lalu dipindahkan ke Yogyakarta dengan alasan Yogya adalah tempat lahirnya TNI AU dan pusat kegiatan TNI AU. Museum ini punya banyak koleksi pesawat, foto-foto tokoh-tokoh sejarah dan diorama peristiwa sejarah AU. Pesawatnya juga bukan pesawat biasa melainkan pesawat tempur termasuk replikanya. Nah dari mana sih pesawat-pesawat itu berasal? Ternyata pesawat-pesawat itu kebanyakan berasal dari masa Perang Dunia II dan perjuangan kemerdekaan. Puas-puasin deh melihat aneka koleksi aviasi di museum ini, apalagi tiket masuknya juga tidak mahal, hanya 3000 rupiah per orang.



Batu Night Spectacular, Serunya Main Wahana di Malam Hari

Batu Night Spectacular (BNS) adalah tempat kedua yang kami kunjungi hari ini setelah Jatim Park 2. Kedua lokasi tempat wisata ini berdekatan dan masih di area Kota Batu, Jawa Timur. BNS buka dari jam 3 sore sampai jam 11 malem. Nah kalau Jatim Park 2 tadi adalah tempat wisata edukasi, BNS lebih merupakan tempat bermain aneka wahana seru. Ada banyak wahana permainan disini, baik untuk dewasa maupun anak-anak. Tiket masuk kami waktu itu hanya 25 ribu per orang. Yuk mari langsung cuss masuk ke tempat wisata yang paling ramai dikunjungi di malam hari ini.

Beberapa hal yang bisa dinikmati di BNS adalah Rumah Kaca, Night Market, GoKart, Cinema 4D, Gallery Hantu, Lampion Garden, Spectacular Show, Panggung Hiburan, dll. Wahana permainannya antara lain Marry Go Round, Kursi Terbang, Disco Bumper Car, Ali Baba, dll. Gallery Hantu letaknya di jalan dekat pintu masuk, tapi saya lagi parno lagi males liat serba setan gitu jadinya saya ga minat masuk, hehe. Satu-satunya wahana yang saya naikin disini hanyalah Sepeda Udara yang melaju diatas area BNS. Sebenarnya saya lagi agak parno juga sama ketinggian, tapi akhirnya saya naik soalnya penasaran kok bisa maen sepeda dari ketinggian. Kebetulan saya lagi ga minat mencoba wahana-wahana lain yang ekstrim. Mungkin ini karena saya udah kenyang naik wahana yang ekstrim-ekstrim di Wisata Bahari Lamongan :D.

Highlight di Batu Night Spectacular menurut saya adalah Lampion Garden nya. Area ini paling ramai pengunjung. Ga heran sih, banyak banget lampu-lampu, patung dan aneka benda bercahaya di spot ini. Saya paling suka foto di rumah jamur dan istana yang bling bling ini, serta menikmati view kolam yang penuh cahaya sambil duduk-duduk santai. Nah buat yang belum pernah ke Eiffel Tower (seperti saya, hiks) dan Monas, disini ada replika 2 landmark itu, jadi lumayan lah itung-itung sambil ngarep bisa ke Eiffel Tower beneran, amiiin.






Okee sekian dulu ya catatan jalan-jalan hari ini. Puas banget bisa ke Jatim Park 2 yang spektakuler dan Batu Night Spectacular yang bling bling abis. Makasiih ya sis Emmy udah nyewain mobil, nemenin jalan, sampe "menampung" dirikuh di tempat tinggalmu *edisi terharu*.

Jatim Park 2, Yuk Intip Kerennya Eco Green Park, Museum Satwa, dan Batu Secret Zoo

Kalau 2 hari lalu berpanas-panas ria di Pantai Goa Cina di Kabupaten Malang, nah hari ini saya dan Emmy ngetrip ke Jawa Timur Park 2 dan Batu Night Spectacular di Kota Batu. Kota Batu jaraknya sekitar 20 kilometer dari kota Malang. Catatan ini membahas ngetrip kami di Jatim Park 2. Di tempat wisata yang luasnya speaktakuler ini kami mengunjungi Eco Green Park, Museum Satwa dan Batu Secret Zoo. Disini juga terdapat Pohon Inn Hotel, hotel dengan bentuk yang unik. Jatim Park 2 buka setiap hari dari jam 10 pagi sampai 6 sore.

Kami berangkat pagi dari Malang naik mobil yang disewa sama Emmy (makasii ya Sis, kebaikanmu kan selalu kukenang, hehehe). Begitu sampai di parkiran Jawa Timur Park 2, rasa antusias itu makin membahana, menggaung..ingin segera menjelajah. Setelah membeli tiket, kami langsung masuk dulu ke Eco Green Park naik kereta mini yang disediakan. Eco Green Park ini tempat rekreasi berkonsep Bumi Hijau yah, yang berhubungan dengan pelestarian alam. Bisa belajar macem-macem ilmu sains dengan cara yang asik dan ga membosankan. Ada aneka koleksi hewan juga disini, tapi koleksi hewan dalam jumlah besar nanti bisa kita lihat di Batu Secret Zoo.

Nah di Eco Green Park ini saya ke beberapa area daur ulang. Paling suka sama replika gajah yang dibuat dari tivi-tivi bekas, kreatif banget! Saya juga ke Music Plaza dimana air bisa bermain musik. Di Eco Green Park kita bisa belajar tentang cara pengolahan susu, pengolahan sampah, belajar tentang aneka tanaman langka, melihat replika candi-candi, maen di Jungle Adventure, melihat koleksi aneka burung, serangga, kura-kura, kelinci, dan lain-lain. Ada juga bangunan unik yang merupakan rumah terbalik dan water track dimana keseimbangan kita sangat diperlukan ketika berjalan diatas kolam.

Gajah dari tipi. Kreatif!
Baru Eco Green Park yang kami jelajahi aja ternyata matahari udah diatas kepala. Duuh, saking luasnya sampai kami harus benar-benar me-manage waktu kami se-efektif mungkin disini. Memang bener sih kata beberapa teman yang sudah pernah ke Jatim park 2, jalan-jalan disini butuh 2-3 hari sendiri, saking luasnya dan banyaknya yang dilihat. Okee sekarang lanjut kita ke Museum Satwa. Di museum ini ada koleksi beberapa replika kerangka dinosaurus yang pokoknya sayang untuk dilewatkan. Kereeeeen banget! Gede dan tinggi banget, mantap dah pokoknya, soalnya saya belum pernah liat replika kerangka segede itu. Selain itu di museum ini juga menampilkan banyak koleksi hewan langka. Tak lupa sebelum meninggalkan museum ini saya foto dulu didepan gajah besar didepan museum. 

Waktu sudah menunjukkan jam 2, waduuh kira-kira cukup ga ya kalau masih mau lanjut ke Batu Secret Zoo? Ah, kapan lagi ada kesempatan kesini, marii kita nekat saja tetep ke bonbin biarpun waktunya ga lama. Dan seperti yang sudah bisa diduga, di bonbin ini koleksi hewan nya luar biasaah. Jujur, saya belum pernah melihat koleksi hewan selengkap dan sebanyak itu. Saya juga berfoto dengan beberapa hewan disini, yaitu burung unik yang saya lupa namanya, harimau putih, dan orang utan. Reptile Garden nya cakep! Koleksi ular eksotis bertebaran dimana-mana, aah saya memang selalu suka melihat ular, walaupun ga berani menyentuhnya, hehehe. Di Batu Secret Zoo ada Fantasy Land, dimana terdapat kolam renang anak-anak lengkap dengan seluncuran warna-warninya, dan patung-patung lucu tokoh-tokoh animasi, misalnya seperti Madagascar, Toy Story, Finding Nemo, King Kong, dll. Di bawah King Kong gede itulah saya bahkan berduet mesra foto sama Orang Utan yang jago peluk. Beberapa wahana permainan juga eksis di Fantasy Land, sayangnya cuman buat anak-anak, gyaaa padahal saya kan juga mau. 

Mejeng sama si Nemo

Salah satu sudut di Fantasy Land

Para kru yang sedang atraksi dance
Urusan makan gimana? disini ada Food Court dengan sistem kartu, banyak pedagang yang buka di food court ini dengan menu yang macem-macem, so kalo cape dan lapar bisa makan dulu disini sebelum melanjutkan penjelajahan. Udah kenyang, mari lanjut ke River Adventure. Sesuai namanya, di area ini kita bisa naik kapal untuk menjelajah danau buatan. Uniknya disini ada replika kapal Nabi Nuh dan beberapa patung gede berupa patung wajah ala-ala suku di Amerika Latin gitu, kereeen. Kami pun antusias banget menjelajahi danau dengan kapal ditemani beberapa burung pelikan. 

Keluar dari River Adventure, kami masih melihat banyak koleksi hewan di Batu Secret Zoo lagi. Dan... inilah yang akhirnya saya idam-idamkan yaitu.. ketemu jerapah! Bahagianya saya karena ini adalah pertama kalinya saya melihat jerapah secara langsung, hahaha puasss rasanya melihat 3 jerapah sekaligus. Terakhir, saya ke area harimau sekaligus foto narsis sama harimau putih, yeah!

Finally liat jerapah beneran

Harimau putih nya lagi bobok
Puas jiwa raga bertamasya ke Jatim Park 2 di Kota Batu. Luar biasa, kece, keren, bikin takjub, cinta deh. Kami pun ke parkiran dengan hepi sukacita dan langsung menuju ke Batu Night Spectacular yang lokasinya tidak jauh dari Jatim Park 2.

Pantai Goa Cina, Indahnya Pemandangan 3 Pulau di Tengah Laut


Mengunjungi seorang kawan lama memang selalu menyenangkan. Apalagi kalau kawan lama itu dari jaman saya masih remaja, dari jaman-jaman susah, hehe. Dan lebih menyenangkan lagi kalau kawan lama itu tinggalnya di kota lain, jadi ada alasan untuk mengunjungi sekaligus jalan-jalan. Nah teman saya itu namanya Emmy, dia kerja di sebuah PJTKI di Malang dan "menawarkan" diri untuk jalan-jalan bareng ke beberapa destinasi di Malang. Saya ga keluar duit untuk nginep di hotel karena nginep di mess nya Emmy. Dari Semarang saya berangkat tanggal 16 April malam dan sampai di Stasiun Kepanjen Malang esok paginya. Dijemput Emmy dan langsung tepar istirahat di mess nya. Nah di postingan kali ini saya akan membahas tentang destinasi pertama saya yaitu Pantai Goa Cina yang saya kunjungi pada hari Minggu, 18 April 2014.  


Kebetulan gereja tempat Emmy beribadah ngadain acara ibadah bernuansa alam. Pagi-pagi kami dijemput dan berangkat bareng beberapa jemaat gereja. Perjalanan menuju Pantai Goa Cina cukup ekstrim juga, banyak belokan dan memakan waktu cukup lama. Akhirnya sampailah kami di pantai yang sangat wonderful ini dan setelah selesai acara ibadah, larilah saya dengan bahagia ke pinggir Pantai Goa Cina. Yihaa...!

Nama Goa Cina sendiri diambil dari peristiwa yang terjadi di pantai ini pada masa lalu. Waktu itu ada seorang China yang lagi melakukan aktivitas pertapaan didalam goa yang ada dipantai ini, apesnya orang tersebut meninggal. Jadilah nama pantai ini terinspirasi dari peristiwa yang cukup horor itu. Pantai ini berlokasi di Desa Sitiarjo di Kabupaten Malang. Kebetulan karena ngikut acara gereja jadi kami ga perlu bayar tiket. Tapi kalau kata teman saya sih, tiket masuknya 4000 rupiah. 


Di Pantai Goa Cina, saya melihat 3 pulau cantik di tengah laut. Pulau apa sajakah itu? Pulau-pulau itu adalah Pulau Bantengan Pulau Goa China, dan Pulau Nyonya. Cuaca saat itu sangat cerah dan bahkan sangat panas di pantainya. Tapi kalau mau ngadem juga bisa, tinggal ngacir aja ke pohon-pohon rindang yang bertebaran di pinggiran pantai. Pasirnya sendiri amat sangat bersih, walaupun ombak laut bisa dibilang besar. Sehingga disarankan untuk tidak berenang dilaut. Foto-foto aja cukup kali ya...

Comments

Featured Travel Note

A Trip to Hong Kong Disneyland, A Dream That Comes True

Catatan Mancanegara