Museum Kereta Api Ambarawa, Nostalgia Kereta Tempo Doeloe


Sudah dua kali saya ngetrip ke Museum Kereta Api Ambarawa, yaitu pada 15 Mei dan 31 Juli 2015. Yang pertama dengan teman SMA dan yang kedua dengan temen kulya S1 yang minta ditemenin ke museum kereta kuno ini. Lokasinya gampang ditemukan di pinggir jalan, di Jalan Stasiun Ambarawa. Tiket masuk murah banget cuma 10 ribu rupiah. Buka setiap hari dari jam 8 pagi sampai 5 sore. Disini kita bakalan melihat beberapa koleksi kereta kuno yang dulunya dijalankan dengan tenaga uap. Abis bayar tiket kami langsung jalan menuju ke area koleksi keretanya. Melewati pelataran hijau yang luas dengan banyak pohon disana sini. Disini cuaca cukup sejuk karena adanya pohon-pohon besar itu. Bahkan di pelatarannya juga ada tulisan kekinian "I Ambarawa".

Duduk manis manja

Keretanya colorful banget ya

Tulisan kekinian "I ambarawa"
Di jaman pemerintahan Belanda di Indonesia dulu, Museum Kereta Api Ambarawa merupakan stasiun kereta api, makanya disini masih bisa melihat rentetan rel di pelatarannya. Nah disini selain melihat koleksi kereta api dan lokomotif, kita juga bisa ikut wisata kereta kuno. Berhubung cuma available di hari Minggu, kami yang waktu itu ngetrip di hari biasa ga bisa menikmati naik kereta wisata tersebut.

Pelatarannya sejuk banyak pohonnya

Didepan Museum KA Ambarawa
Berkunjung ke Museum Kereta Api berasa masuk time machine. Berasa lagi ada di jaman Belanda. Bangunannya pun bertuliskan King William I, yang mencetuskan pendirian stasiun kereta api di Ambarawa pada masa itu. Oya, kalau anda penggemar wisata museum, selagi masih di Ambarawa mungkin bisa sekalian mampir ke Monumen Palagan Ambarawa untuk melihat koleksi alat-alat perang dan beberapa kendaraan kuno di jaman penjajahan.

Agro Wisata Tlogo, Tempat Piknik Asyik di Tuntang


Saya termasuk orang yang paling senang kalau diajak piknik bareng. Ga perlu jauh-jauh, yang dekat dengan rumah saja sudah membuat hati ini nyess bahagia. Contohnya seperti piknik kali ini, piknik bersama komunitas Home Gereja JKI Maranatha Ungaran. Saya dikasi tau tante saya kalau minat bisa ikut acara piknik bersama ke Agro Wisata Tlogo di Tuntang. Saya pun langsung mengiyakan dan bayar 30 ribu untuk join.

Kumpul di gereja pagi-pagi dan menuju ke Tuntang. Perjalanan kurang lebih 1 jam karena untuk mencapai Agro Wisata ini ternyata cukup jauh juga. Sesampainya disini, langsung disambut udara yang sejuk banget, ah segarnya.. Kawasan wisata alam ini mencakup area perkebunan buah, karet, dan cengkeh. Terdapat juga resort, arena permainan outbound dan kolam renang. Kolam renangnya ga dalem, sepertinya lebih didesain untuk anak-anak. 

Di acara piknik bersama ini, kami kumpul bernyanyi memuji Tuhan bersama-sama, lunch bareng dan lanjut dengan aneka games asik di lapangan. Saya iseng ikutan salah satu game nya juga, yaitu memindahkan bola ping-pong ke pralon pakai sumpit, hehe. Not bad lah, tim saya dapat juara 2, hadiahnya seabrek snack ☺. Setelah acara games, acara bebas. Saya gunakan kesempatan ini untuk mengeksplor area taman didekat kolam renang. Cukup cantik dan asri, terdapat juga kandang berisi seekor burung Kasuari. 

Bila ingin menikmati view dari atas bukit, disini terdapat lokasi yang populer yaitu Goa Rong View. Menuju Goa Rong View cukup berliku tapi begitu sampai diatas, pengunjung disambut dengan keindahan alam yang mempesona dan bisa menikmati pemandangan Gunung Ungaran dan Merbabu. Tak ketinggalan, view Rawa Pening juga dapat dinikmati dari spot Goa Rong View. 

Hari pun semakin sore, kami beranjak menuju ke tempat parkir untuk bersiap pulang ke Ungaran. Terimakasih untuk kesempatan piknik bersama ini. Semoga lain kali bisa piknik bareng lagi.

Comments

Featured Travel Note

A Trip to Hong Kong Disneyland, A Dream That Comes True

Catatan Mancanegara