Pantai Goa Cemara Yogyakarta, Uniknya Pepohonan Cemara Udang dan Konservasi Kura-kura

Di one day trip dengan keluarga temen saya hari ini, kami mengunjungi 2 destinasi wisata. Yang pertama adalah Taman Kyai Langgeng di Magelang dan yang kedua adalah Pantai Goa Cemara. Pantai ini terletak di daerah Bantul, Yogyakarta, kira-kira 20 kilometer jauhnya di bagian Barat Pantai Parangtritis. Di pintu masuknya, kita akan disambut tulisan gede Pantai Goa Cemara dengan 2 patung kura-kura. Jangan lewatkan foto-foto dibagian ini deh, karena instagrammable banget. Karakter pantai ini hampir sama dengan Pantai Parangtritis, yaitu pasirnya berwarna gelap dengan ombak laut yang sangat besar. Tapi ada keunikan yang hanya dimiliki Pantai Goa Cemara. Sesuai namanya, disini banyak terdapat pohon cemara udang yang tumbuh dengan rimbunnya di area pantai dan pohon-pohon tersebut membentuk seperti lorong, maka diberi nama Goa Cemara. Pantai ini masih tergolong baru tapi waktu kami mengunjungi pantai ini, banyak banget pengunjungnya. 

Keunikan lain adalah disini ada Turtles Conservation, atau tempat konservasi kura-kura. Berbentuk rumah kura-kura dan beberapa jenis kura yang ada di tempat konservasi ini adalah penyu hijau, penyu sisik, penyu lekang, dan penyu belimbing. Pada waktu-waktu tertentu diadakan rilis kura-kura atau melepas kura-kura ke laut.

Di Pantai Goa Cemara terdapat mercusuar dan pengunjung juga bisa masuk ke mercusuar ini dengan hanya membayar 5000 rupiah untuk 2 orang. Sayangnya karena waktu kami ga banyak, kami ga sempat naik ke mercusuar ini. Mungkin next time kalau kemari lagi saya pasti tak akan sia-siakan kesempatan naik ke mercusuar :D.

Selama berada di Pantai Goa Cemara, saya duduk-duduk dibawah rindangnya pohon-pohon cemara udang, sambil menikmati view laut dengan ombak yang sangat besar. Angin disini semilir dan kadang-kadang juga cukup kencang. Sejuk dan bikin ngantuk, pengennya tidur kalau ketemu pepohonan yang rimbun. Oh ya, kalau anak-anak mau berenang di air yang bersih, disini juga disediakan kolam pemandian. Selain itu, fasilitas yang lain adalah tempat parkir yang luas, toilet umum, kamar mandi, dan mushola.  


Beberapa jenis kura-kura yang ada di Turtles Conservation

Karena ombaknya gede, cukup menikmati dari kejauhan aja

Taman Kyai Langgeng, Hutan Buatan di Magelang

Ini adalah kedua kalinya saya berwisata ke Taman Kyai Langgeng di Magelang. Yang pertama di tahun 2011 dan waktu itu saya jalan-jalan bareng temen-temen kerja. Namun kali ini saya berwisata bareng keluarga teman saya yang bernama Mbak Fosa. Taman Kyai Langgeng letaknya sekitar 1 kilometer saja dari pusat kota Magelang dan memiliki hutan buatan serta aneka fasilitas yang mengasyikkan seperti Wahana Permainan, Wahana Petualangan, Wahana Edukasi, Wahana Air dan banyak fasilitas pendukung lainnya. Tiket masuk sebesar 30 ribu, sudah termasuk gratis naik becak air, becak mini, bianglala, mobil keliling, kereta air, kereta mini, komidi layang, komidi putar, sepur mini, dan nonton film pendek 6 dimensi. Tapi berhubung terlalu banyak pengunjung jadi antrian dimana-mana cukup panjang dan lama. Saya menikmati gratisan naik mobil keliling dan bianglala saja. Film 6 dimensinya sebenarnya sih bikin saya penasaran tapi karena waktu kami ga lama untuk berwisata jadi kami skip ga nonton deh.

Taman-taman di Kyai Langgeng ini luas, sejuk dan bagus untuk foto-foto. Selain taman, pengunjung juga bisa melihat aneka hewan di Taman Satwa walaupun jumlahnya ga banyak. Sebelum pintu keluar, pengunjung bisa masuk kedalam pesawat terbang di Anjungan Dirgantara dengan hanya 5000 aja. Pesawat terbang ini dimaksudkan untuk mengedukasi pengunjung tentang isi pesawat, apa saja yang ada didalem pesawat. Anjungan Dirgantara dan Taman Satwa ini adalah 2 objek yang termasuk di Wahana Edukasi. Objek-objek lain yang termasuk Wahana Edukasi adalah Tanaman Langka dan Desa Buku/Perpustakaan. 

Sedangkan yang termasuk Wahana Petualangan adalah Flying Fox, Bioskop 6 Dimensi, Kereta Mini, dan Mobil Keliling. Kalau mau seru-seruan di air bisa juga di aneka Wahana Air seperti Kolam Renang, Becak Air, Kereta Air, Hand Boat, dan Water Ball. Wahana Permainan mencakup Sepeda Tandem, Becak Mini, Sepur Mini, Bom Bom Car, Bianglala, Komidi Layang, dan Komidi Putar. Satu hal yang tidak saya temukan adalah rollercoaster mini nya. Tahun 2011 masih ada dan saya naik juga, tapi ya sejujurnya waktu itu rasanya deg-degan banget karena rasanya tidak aman sama sekali. Syukurlah rollercoaster mini yang horor itu sekarang ga ada, hehe. Yang unik adalah terdapat wisata religius juga di Taman Kyai Langgeng yaitu Makam Kyai Langgeng. Ulama yang namanya menjadi nama area wisata ini dulunya adalah seorang ulama yang juga adalah penasehat spiritual Pangeran Diponegoro di masa penjajahan Belanda. Makam beliau terletak di tengah area obyek wisata Taman Kyai Langgeng.

Kami menjelajahi tempat wisata ini selama 2 jam saja dan lanjut ke Pantai Goa Cemara yang terletak di Bantul, Yogyakarta, kira-kira 3 jam jaraknya dari Taman Kyai Langgeng.

Yuk mari kita explore Taman Kyai Langgeng

Salah satu sudut taman yang sejuk

Hutan buatannya cantik dengan aneka tanaman

Anjungan Dirgantara

Comments

Featured Travel Note

A Trip to Hong Kong Disneyland, A Dream That Comes True

Catatan Mancanegara