Uji Adrenalin Naik Gondola di Pantai Timang Yogyakarta


Setelah puas snorkeling di Pantai Nglambor, kini saatnya perjalanan kami lanjutkan ke Pantai Timang. Pantai Timang yang berlokasi di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul, Yogyakarta ini cocok untuk mereka yang mau wisata adrenalin dengan menaiki gondola (kereta gantung) melintasi ganasnya ombak. Kalau kemari naik mobil, langsung teruskan aja ke parkiran kedua (yang berada di dekat pantai). Soalnya kalau di parkiran pertama, pasti akan ditawari naik ojek dengan tarif 40 ribu PP. Medannya ga ekstrem banget kok untuk mobil, pasti bisa lah dilalui, daripada keluar duit naik ojek sejauh 3 km dari parkiran pertama.

Memasuki kawasan Pantai Timang

Berani uji nyali naik gondola ke pulau di tengah laut ini? :D
Anyway, ada dua area di Pantai Timang ini. Yang pertama di sebelah Timur, seperti kebanyakan pantai-pantai di area Gunung Kidul, dengan pasir putih bersih. Area kedua berada di sisi Barat berupa perbukitan berbatu yang lumayan terjal jadi musti hati-hati ketika berada disini. Di area ini ada pulau ditengah laut yang di beri nama Pulau Timang. Untuk menuju kesana, pengunjung harus menaiki gondola melintasi ombak yang ganas. Gondola inilah yang menjadi keunikan wisata adrenalin di Pantai Timang. Tarif untuk turis domestik dipatok sebesar 150 ribu, sedangkan turis manca dikenai tarif 200 ribu. Kebetulan pas kesana saya dan teman-teman ga uji adrenalin dengan menaiki gondola ini. Bukan karena takut, tapi karena ga bawa duit lebih, hehehe.. jadi cukup foto-foto aja disekitaran pantai dengan view menawan ini :D.

Paket Snorkeling di Pantai Nglambor Yogyakarta


Pada bulan Desember 2016 sebetulnya saya sudah ke Pantai Nglambor di Gunung Kidul, Yogyakarta. Tetapi waktu itu saya dan teman-teman tidak melakukan aktivitas snorkeling karena ga bawa baju lebih. Akhirnya hari itu kami memutuskan untuk datang lagi pada bulan Januari 2017 ke Pantai Nglambor khusus buat snorkeling, hehe.

Nah kesampaian juga deh saya dan teman-teman ngetrip lagi ke Pantai Nglambor. Kali ini kami udah siap 1000% buat snorkeling, yeah! Kami udah bawa baju lebih dan udah siap jiwa raga untuk menikmati keindahan underwater di Pantai Nglambor. Sama seperti waktu pertama kali kami kemari, dari parkiran kami memutuskan untuk ngojek aja ke pantainya dengan tarif 5000 rupiah. Kalau mau jalan kaki deket sih, cuma 1 kilometer. Tapi ojek murah cuman segitu doang ya mending ngojek, hehehe. 

Pantai Nglambor
Pantai Nglambor memang terkenal sebagai salah satu spot snorkeling di Gunung Kidul, Yogyakarta. Pengunjungnya selalu rame meskipun wilayah pantai ini tidak terlalu luas. Snorkeling di Pantai Nglambor ini cocok banget buat pemula. Spot snorkeling tidak terlalu dalam dan sangat aman bagi pemula. Nah, dengan hanya mengeluarkan duit sebesar 45 ribu, kamu udah bisa sewa alat-alat buat snorkeling yaitu snorkel, goggle, life jacket, sepatu, dan juga guide loh. Guide atau pemandu inilah yang nanti akan membawa kamera GoPro untuk memotret kamu ketika melakukan snorkeling. Asik kaaaan :D. Menurut saya, harga itu cukup murah, apalagi bagi kamu yang ga bisa berenang atau belum pernah snorkeling, pak pemandu nya akan dengan senang hati mengajari kamu cara berenang dan melakukan aktivitas snorkeling dengan benar. 

Poto dulu sebelum snorkeling :D

Pose grup imut sebelum snorkeling :D

Pengunjungnya rame

Kalo lebih dalem, lebih banyak ikan tentunya
Saya sendiri mengkategorikan diri saya sebagai pemula, karena saya ga bisa berenang dan belum bisa melakukan snorkeling dengan benar. Okelah, saya udah dua kali snorkeling, yaitu di Karimunjawa dan Bangsring, Banyuwangi. Tapi waktu itu ga diajarin berenang atau dikasi latihan cara snorkeling yang benar. Jadi ya gitu deh, yang dulu-dulu itu kurang maksimal snorkelingnya #Hiks. Tapi untunglah di Pantai Nglambor ini cerita snorkeling saya beda gaessss hahahayyy :D :D. Disini saya diajarin cara berenang dan snorkeling dengan benar. Yeaaah, tak butuh waktu lama saya udah bisa melakukan snorkeling dan menikmati view underwater di Pantai Nglambor #Bahagia.

Wajah bahagia udah berhasil snorkeling dengan benar :D
Air lautnya waktu itu tidak sejernih waktu pertama kali datang di bulan Desember lalu. Mungkin karena hujan terus. Tapi kami beruntung karena hari itu cuaca panas jadi bisa puas maen air di laut. Nah kalau mau snorkeling, pilih di pagi hari ya ketika ombaknya belum pasang. Menjelang siang, ombaknya pasang dan ga boleh snorkeling di Pantai Nglambor. Setelah snorkeling selama kurang lebih sejam, saya dan temen-temen mengembalikan alat-alat snorkeling di posko penyewaan. Setelah itu saya menuju ke bagian dokumentasi untuk mengcopy files foto-foto underwater kami. Siiippp, files udah dicopy ke hape, saatnya mandi, bersih-bersih dan menuju ke destinasi kami yang kedua di hari itu yaitu... Pantai Timang!

Benteng Pendem, Benteng Berhantu di Ambarawa


Benteng Pendem ini sejatinya bernama Benteng Fort Willem I, tapi entah kenapa lebih dikenal dengan nama Benteng Pendem. Lokasinya mudah ditemukan yaitu di belakang RSU Ambarawa. Kebetulan saya naik angkot dari Ungaran dan saya turun di pemberhentian terakhir angkot tersebut, yaitu di RSU Ambarawa. Nah didekat RSU ada gapura berwarna oranye yang merupakan pintu menuju ke Lapas Ambarawa. Dari gapura ini saya berjalan kira-kira 400 meter, lurus terus sampai akhirnya saya sampai juga di benteng bersejarah ini. 

Gapura pintu masuk area Lapas Ambarawa

Jalan kaki menuju benteng ditemani pemandangan cantik ini...
Btw, ketika berjalan kemari kita disuguhi pemandangan indah area persawahan dan Gunung Ungaran loh, kece kan :D. Masuk ke Benteng Pendem gratis, hanya membayar biaya parkir saja bagi yang membawa kendaraan. Benteng peninggalan jaman penjajahan Belanda ini saat ini cukup ngehits loh, saya pun mengetahuinya dari Instagram, hehe. Benteng yang dibangun pada tahun 1834 ini aslinya tidak dirancang sebagai benteng pertahanan. Kemungkinan dibangun untuk tempat penyimpanan logistik militer dan barak militer waktu itu.

Benteng Pendem, ga berasa horor karena siang hari

Kalau kemari malam hari kayaknya saya ga berani hahaha

Terdapat lantai 2 di benteng ini dan area ini masih digunakan sebagai tempat hunian bagi beberapa keluarga. Sayangnya pengunjung tidak diperbolehkan naik ke lantai 2, padahal saya cukup penasaran pengen lihat ada apa sih di lantai 2. Selain itu saya juga pengen ambil foto dari atas sebetulnya, tapi ya sudahlah kalau ga boleh.. #kecewa. Anyway, benteng ini kabarnya banyak hantunya loh gaesss,,,, bahkan beberapa teman menyarankan saya untuk datang kemari dimalam hari supaya makin kerasa hawa horrornya. Tawaran yang menarik sih, tapi enggak deh, makasih... hahaha. Oh ya gaess, kalau kamu suka yang kuno-kuno begini, selagi di Ambarawa jangan lupa mampir ke Museum Kereta Api Ambarawa, koleksi kereta uap nya kece-kece dan vintage banget.

9 Spot Foto Kece di Kawasan Kota Lama Semarang


Kalau kamu suka yang serba vintage, oldie but goldie, kuno tapi kece, yuk jalan-jalan ke Kawasan Kota Lama Semarang. Di kawasan ini banyak terdapat bangunan kuno peninggalan jaman penjajahan Belanda. Namanya bangunan kuno, meskipun sudah direnovasi pun tetap saja memiliki arsitektur yang unik khas Eropa. Mengunjungi kawasan ini, kamu bakalan merasa dibawa ke masa tempo doeloe. Nah apa aja sih spot foto kece di Kawasan Kota Lama Semarang? Berikut ini 9 spot yang saya rekomendasikan untuk trip ke Kawasan Kota Lama Semarang.

1. Polder Tawang


Trip ini saya mulai dengan mengunjungi Polder Tawang, sebuah kolam retensi yang terletak di depan Stasiun Tawang Semarang. Polder Tawang dibangun untuk mengendalikan permukaan air di area Kota Lama. Biasanya orang-orang datang ke Polder Tawang untuk memancing atau untuk melakukan aktivitas olahraga seperti jogging. Salah satu spot kece di polder ini adalah dengan latar belakang polder dan Stasiun Tawang.

2. Gereja Blenduk


Lanjut ke destinasi berikutnya yang berjarak sekitar 200 meteran dari Polder Tawang, yaitu Gereja Blenduk (GPIB Immanuel). Gereja ini adalah gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun tahun 1753 oleh orang-orang Belanda yang tinggal di Semarang kala itu. Kubahnya besar dan didalam gereja terdapat sebuah orgel Barok tertua, orgel yang hanya ada satu-satunya di Indonesia, didalam Gereja Blenduk. Gereja Blenduk yang beralamat di Jl. Letjend Suprapto No.32 ini adalah salah satu landmark kota Semarang yang sayang untuk kamu lewatkan. 

3. Taman Srigunting


Tepat di sebelah Gereja Blenduk terdapat Taman Srigunting. Taman ini merupakan salah satu landmark di kawasan Kota Lama yang dulu digunakan sebagai panggung parade di masa pemerintahan Belanda. Saat ini menjadi taman terbuka nan sejuk dan biasa digunakan untuk tempat ngumpul-ngumpul atau hang out. Nah disini kamu bisa foto dengan background kece seperti bangunan Gereja Blenduk.



4. Gedung Marba


Di seberang Gereja Blenduk dan Taman Srigunting terdapat gedung berwarna merah yaitu Gedung Marba. Gedung ini dibangun pada pertengahan abad ke-19 dan awalnya digunakan sebagai kantor usaha pelayaran (EMKL). Saat ini gedung kece berwarna merah ini hanya difungsikan sebagai gudang. Meskipun hanya berfungsi sebagai gudang, tapi arsitekturnya yang kece membuat siapapun yang berkunjung ke Kawasan Kota Lama Semarang ingin berfoto dengan background Gedung Marba yang beralamat di Jl. Letjend Suprapto no.33 Semarang.

5. Spiegel


Spiegel adalah sebuah bar dan bistro yang menempati sebuah bangunan kuno yang dibangun pada tahun 1895. Beralamat di Jl. Letjend Suprapto No. 34, Spiegel memiliki arsitektur khas jaman Belanda yang antik. Selain berfoto didepan bangunan ini, pengunjung Spiegel juga bisa menikmati view Kawasan Kota Lama dari rooftop.

6. Kampung Seni Padang Rani


Di antara Spiegel dan Taman Sri Gunting terdapat Kampung Seni Padang Rani (Paguyuban Pedagang Barang Seni). Disini terdapat banyak penjual barang antik, souvenir ataupun hiasan dinding. Nah kalau kamu suka barang-barang jadul, ga ada salahnya berburu koleksi benda-benda lawas di Kampung Seni Padang Rani. Tak hanya itu, kamu juga bisa berfoto dengan patung Semar didepan pasar seni ini.



7. Oudetrap


Gedung Oudetrap yang terletak di sebelah Taman Srigunting juga merupakan salah satu bangunan antik di Kawasan Kota Lama Semarang. Kabarnya, bangunan ini kedepannya akan dijadikan Pusat Informasi Pariwisata Kota Semarang. 

8. Semarang Contemporary Art Gallery


Kira-kira 100 meter dari pasar seni Padang Rani, kamu bisa merapat ke Semarang Contemporary Art Gallery. Gallery ini buka dari jam 10 hingga 16.30 WIB dengan tiket masuk hanya 10 ribu. Berbagai karya seni kontemporer dipamerkan disini antara lain patung dan lukisan. Terdapat papan informasi yang menyebutkan judul dari objek seni tersebut beserta penjelasan singkatnya. Yang sering jadi objek foto disini adalah patung orang yang berdiri dengan posisi miring. Unik banget. Bangunan galeri yang beralamat di Jl. Taman Srigunting No. 5-6 Semarang ini sayang untuk dilewatkan, terutama oleh kaum penyuka seni.



Dan inilah dia spot terakhir yang juga saya rekomendasikan sebagai spot foto kece. Sengaja saya taruh di bagian terakhir karena menurut saya museum 3D ini memiliki banyak koleksi background seru untuk foto narsis. Kayaknya bakalan butuh waktu lama untuk foto-foto disini saking banyaknya pose dan ekspresi yang bisa kita buat disini, hehe. Beralamat di Jl. Letjen Suprapto No.26, tak jauh dari Gereja Blenduk. Tiket masuknya 40 ribu, buka setiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Mantap kan, bahkan pulang kerja pun tetep bisa mampir kemari, hehe. Kalau kamu penggemar foto narsis, Old City 3D Trick Art Museum ini bisa "memuaskan" hasrat narsis kamu. Koleksinya juga diganti tiap beberapa bulan sekali supaya pengunjung ga bosen.


Okee deh, itulah 9 spot foto kece di Kawasan Kota Lama Semarang yang saya rekomendasikan. Semoga bermanfaat ya temans..  

Comments

Featured Travel Note

A Trip to Hong Kong Disneyland, A Dream That Comes True

Catatan Mancanegara