Taman Sari Water Castle, Kolam Pemandian Putri Raja

Subscribe to Travelingika.com:

Setelah menikmati sajian pertunjukan seni dan mengeksplor Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, saya naik becak ke Taman Sari Water Castle. Jaraknya sih ga jauh, cuma saking panasnya cuaca waktu itu, jadi pingin naik becak aja biar semilir. Murah kok cuma bayar 5000. Sesampainya di Taman Sari Water Castle, saya membeli tiket seharga 5000 rupiah. Dibelakang saya udah ada segenap bule-bule yang juga antri tiket. Harga untuk turis asing sebesar 15 ribu rupiah. Ternyata turis manca juga doyan kesini karena arsitektur bangunan istana air ini yang unik dan cantik. 

Nah di postingan Keraton Yogyakarta, saya menyebutkan bahwa keraton tersebut didirikan pada masa pemerintahan Pangeran Mangkubumi. Pangeran ini kemudian bergelar Sultan Hamengku Buwono I. Beliau lantas memerintahkan untuk membangun sebuah istana di titik yang menjadi acuan dibangunnya keraton. Titik itu merupakan mata air yang berjarak 500 meter dari arah Selatan keraton. Istana inilah yang kemudian dikenal dengan nama Taman Sari. Dibangun dengan tujuan untuk menghormati istri-istri Sultan yang turut membantu dalam masa peperangan. 

Highlight di Taman Sari adalah tentu saja kolam pemandiannya yang diberi nama Pasiraman Umbul Binangun. Dulunya hanya boleh dimasuki oleh Sultan dan keluarganya. Di area ini baunya enak banget, wangi. Pada jaman dahulu, kolam pemandian ini dibagi menjadi tiga yaitu Umbul Kawitan yang merupakan kolam untuk putri-putri raja, Umbul Pamuncar yang merupakan kolam untuk para selir, dan Umbul Panguras yang merupakan kolam untuk raja. Beberapa spot lain yang saya kunjungi di Taman Sari adalah Gedong Gapura Hageng yang merupakan pintu gerbang utama taman, Gedong Gapura Panggung yang adalah pintu masuk utama wisatawan, dan Gedong Sekawan. Yang belum sempat saya kunjungi adalah Sumur Gumuling yang merupakan masjid bawah tanah dimana raja dan keluarganya melakukan ibadah sholat. 
Pasiraman Umbul Binangun

Gedong Gapura Hageng

Di Taman Sari ini banyak penjual es degan, jadi bisa santai duduk-duduk dulu sambil menikmati es degan ditengah cuaca yang panas. Next, perjalanan saya lanjutkan ke Museum Benteng Vredeburg.


Beri nilai tempat wisata ini, Kak :
{[["☆","★"]]}

Yuk komen, Kak! :D
EmoticonEmoticon