Tuesday, November 19, 2019

Visiting Dieng is Such a Fun Day Trip! Wisata Dieng dan Kulineran Mie Ongklok

19 November 2019, hari ini saya dan Daniel ngetrip ceria ke kawasan Dataran Tinggi Dieng (Dieng Plateau). Sebelumnya di tahun 2014, saya sudah pernah ke Dieng tetapi waktu itu kurang bisa explore karena bertepatan dengan Dieng Culture Festival jadi macet parah dan terlalu banyak orang dimana-mana. Tapi saya tetep bersyukur waktu itu masih bisa ke Bukit Sikunir, Kawah Sikidang, Dieng Plateau Theater, dan Telaga Cebong. Nah sekarang saya ke Dieng lagi tapi hari biasa, ngarepnya sih gak terlalu rame gitu, hehe. Dieng berada di dua kabupaten di Jawa Tengah yaitu Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. 


Dieng
Spot iconic di Dieng

Untuk Trip Dieng ini, kami menggunakan jasa dari IG Ojek Explore Semarang sebesar 850 ribu untuk sewa mobil plus driver. Driver trip kami kali ini bernama Pak Teguh dan kami dijemput di Ungaran sekitar jam 7 pagi. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 3 jam dan kami sampai di Dieng sekitar jam 10an. Tiket masuk area Dieng adalah sebesar 10 ribu / orang, tapi di setiap objek wisata yang ada di Dieng ini, pengunjung masih harus membayar lagi. Objek-objek wisata yang kami kunjungi di Dieng kali ini adalah: Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Batu Pandang Ratapan Angin, Telaga Warna dan Telaga Pengilon (termasuk Gua Semar, Gua Sumur, dan Gua Jaran). Okee cuss yok mari kita mulai eksplor Dataran Tinggi Dieng 💪.


1. Candi Arjuna

Objek wisata Candi Arjuna adalah destinasi pertama kami di Dieng. Untuk masuk ke kawasan candi ini kami membayar tiket sebesar Rp.15.000 (WNI) dan Rp.30.000 (WNA). Tarif ini sudah termasuk tiket masuk ke Kawah Sikidang juga ya, jadi menurut kami cukup hemat. Mobil bisa diparkir di area parkir Candi Arjuna dengan biaya 5000 Rupiah saja. Candi Arjuna adalah candi Hindu yang dibangun pada abad ke-8 oleh Dinasti Sanjaya dari Mataram Kuno. Candi ini adalah salah satu candi yang paling awal berdiri di Jawa Tengah. Di kompleks candi ini selain Candi Arjuna, terdapat pula Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra. Candi Arjuna letaknya paling utara dari deretan percandian di kompleks ini. Cuacanya sejuk sekali dengan pemandangan yang luar biasa indah.  


candi arjuna
Kompleks candi

dieng
Masuk kemari pakai sarung 😀

dieng
Candi Arjuna


2. Kawah Sikidang 

Kawah Sikidang adalah objek wisata kawah vulkanik di Dieng yang mengeluarkan gas belerang. Untuk berwisata di Kawah Sikidang disarankan memakai masker karena bau belerangnya sungguh menyengat. Lokasi kawah ini buka mulai jam 7 pagi sampai jam 5 sore. Baik Candi Arjuna maupun Kawah Sikidang, keduanya berada di Kabupaten Banjarnegara. Dinamakan Kawah Sikidang karena letak kawah utamanya suka berpindah-pindah, seperti sifat hewan kijang yang suka lompat kesana-sini. Disini terdapat spot unik bernama Telor Rebus Kawah. Di spot ini, pengunjung bisa merebus telur di Kawah Sikidang. Kalau melapar disini juga bisa jajan aneka snack khas Dieng, salah satunya adalah jamur goreng. Lumayan sih buat ngganjel perut yang mulai keroncongan, hehe. Di luar objek wisata Kawah Sikidang sudah ada lapak-lapak souvenir yang menyambut kita. Kami membeli dua kaos bertuliskan Dieng, ya buat kenang-kenangan pernah kemari. 


dieng
Bisa rebus telur di spot ini

kawah sikidang
Kawah Sikidang

dieng
Jamur goreng

dieng
Mau beli kaos


3. Batu Pandang Ratapan Angin

Nah ini dia destinasi populer yang sangat instagrammable. Di objek wisata ini kami bisa berfoto dengan latar belakang pemandangan Dieng dari atas, termasuk view Telaga Warna dan Telaga Pengilon yang sangat indah. Untuk masuk ke lokasi ini, tarifnya sebesar Rp.10.000 (WNI) dan Rp.30.000 (WNA), dan parkir mobil biayanya Rp.5000. Batu Pandang Ratapan Angin ini adalah objek yang jangan sampai dilewatkan. Lokasinya di Dieng masuk ke Kabupaten Wonosobo dan memiliki ketinggian 2100 mdpl. Jadi mantap banget kalau foto-foto disini, apalagi pas cuaca cerah, joss gandoss. Oh ya, warna air Telaga Warna dan Telaga Pengilon berbeda walaupun letaknya bersebelahan. Hal itu karena Telaga Warna memiliki kandungan belerang (sulfur) yang cukup tinggi sehingga jika dilihat dari jarak tertentu, warnanya akan berbeda-beda. Tentu saja spot foto yang iconic di Dieng adalah di lokasi Batu Pandang Ratapan Angin ini. Selain itu, disini ada juga spot berfoto dengan burung hantu 🦉.


dieng
View Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari Batu Pandang Ratapan Angin

batu pandang ratapan angin
Capek gaess, numpang duduk dulu bentar 😅

dieng
View dari Batu Pandang Ratapan Angin

dieng
Numpang duduk lagi 😁

telaga warna
Indahnya view ini 😍

dieng
Spot foto bareng burung hantu 🦉


4. Telaga Warna dan Telaga Pengilon 

Nah kalau tadi sudah melihat Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari ketinggian, kini saatnya explore berjalan kaki ke Telaga Warna. Telaga Warna adalah objek wisata Dieng yang masuk ke wilayah Kabupaten Wonosobo. Untuk menuju ke telaga ini, tiket masuknya adalah sebesar Rp.12.500 (WNI) dan Rp.107.500 (WNA). Gileee tiket masuk untuk WNA harganya hampir 9 kali lipat, gaess 😂. Tapi ya ga papa lah yaa, namanya juga once in a lifetime experience buat Daniel. Setelah membeli tiket masuk, kami mulai menyusuri jalan setapak untuk bisa sampai ke spot Telaga Warna. Sudah ada peta yang menunjukkan kita ada dimana dan sepanjang perjalanan bisa sekalian mampir ke spot Gua Semar, Gua Sumur, Gua Jaran, dan Batu  Tulis. Gua-gua ini biasanya dijadikan tempat meditasi. Akhirnya sampailah kami di Telaga Warna dan memang pemandangan telaga ini sungguh luar biasa kerennya. Warna hijaunya bener-bener memanjakan mata. Kami lumayan lama menikmati pemandangan di telaga ini. Warna air di Telaga Warna sering berubah-ubah. Kadang hijau, kuning, atau bahkan warna-warni seperti pelangi. Fenomena ini disebabkan karena adanya kandungan sulfur yang tinggi jadi ketika terkena sinar mentari, warna air di telaga ini tampak berwarna-warni 🌈. 


dieng
Peta area Telaga Warna dan Telaga Pengilon

gua semar
Gua Semar

gua sumur
Gua Sumur

gua jaran
Gua Jaran

telaga warna
Yay, sampai kita di Telaga Warna 😍

dieng
Mengagumi keindahan Telaga Warna

dieng
Disini udah mulai merasa lapar 😅

Puas jalan-jalan explore beberapa objek wisata di Dieng, sekarang saatnya cari kulineran khas Dieng, yaitu Mie Ongklok dan Carica. Kami mampir ke sebuah tempat makan bernama Kedai Ongklok Dieng. Berlokasi di Jl. Dieng Batur Km 0 Komplek Candi Arjuna Karangsari, Karangsari, Dieng Kulon, Kec. Batur, Kabupaten Banjarnegara. Rumah makan ini buka dari jam 7 pagi sampai 10 malam dan recommended untuk kulineran Mie Ongklok. Tak hanya mie ongklok, disini juga sedia menu-menu lain yaitu sate kambing, tongseng, sup iga sapi, ayam bakar, ayam penyet, bakso, nasi goreng, dll. Untuk minumannya ada kopi, milk tea, susu jahe, es carica, dll. Disini juga dijual mie ongklok instan, cocok buat wisatawan yang penasaran ingin mencoba masak mie ongklok sendiri dirumah.


kedai ongklok
Kedai Ongklok Dieng

dieng
Daniel udah gak sabar pengen segera mencoba Mie Ongklok 😁

Menu makanan yang kami pesan di Kedai Ongklok Dieng adalah Mie Ongklok dengan topping Sate Kambing dan untuk minumannya kami pesan Es Carica. Mie Ongklok adalah mie kuning rebus khas Wonosobo dan sekitarnya yang dilengkapi dengan kol, daun kucai, dan kuah kental berkanji. Ongklok sendiri adalah keranjang kecil dari anyaman bambu yang dipakai dalam proses merebus mie. Hmmm, rasanya enak banget, gurih, dan ada rasa manisnya 😋. Satenya juga empuk dan potongannya besar-besar. Satu porsi Mie Ongklok dengan topping Sate Kambing ini harganya murmer hanya Rp.20.000. Untuk es carica nya sendiri sangat segar dan rasa haus kami pun auto lenyap, hehe. Carica adalah buah khas Dieng dan di kedai ini satu gelas es carica dijual dengan harga Rp.9000. Kami juga membeli beberapa mie ongklok instan rasa Golden Cheezy dan Original untuk dimasak dirumah.


mie ongklok
Mie Ongklok dengan topping Sate Kambing 😋

carica
Es Carica yang super segar

mie ongklok instan
Mie Ongklok instan

Okeee itulah catatan jalan-jalan kami di Dieng. Explore beberapa objek wisata yaitu Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Batu Pandang Ratapan Angin, Telaga Warna dan Telaga Pengilon (termasuk Gua Semar, Gua Sumur, Gua Jaran, dan Batu Tulis). Tak lupa kami juga kulineran khas Dieng yaitu Mie Ongklok dan Carica. 


dieng
Slese sudah wisata Dieng hari ini 😀

dieng
Thank you, Dieng! 😀👍

Selanjutnya, dalam perjalanan pulang, kami mampir di sebuah lokasi wisata telaga yang jaraknya sekitar 18 kilometer dari Dieng, ya kurang lebih 45 menit perjalanan dengan mobil. Lokasi wisata tersebut adalah Telaga Menjer. Yuk cuss kita meluncur! 😁 


Location Map:

  1. Dieng Plateau
  2. Candi Arjuna
  3. Kawah Sikidang
  4. Batu Pandang Ratapan Angin
  5. Telaga Warna
  6. Telaga Pengilon
  7. Kedai Ongklok Dieng

Baca Juga

SHARE THIS: