Currently feeling The current mood of travelingika at www.imood.com

Sunflower Workshop, Belajar Menanam Bunga Matahari dari Biji sampai Mekar

Hari Minggu ini aku ikut workshop di Sunflow Cafe Salatiga lagi 😀. Workshop kali ini temanya gardening yaa. Kita akan belajar cara menanam bunga matahari a.k.a sunflower dari biji sampai mekar 🌻. Fee nya super duper murah, 50K saja dan sudah termasuk tool kit untuk menanam dan free drink from Sunflow! Gokil banget ya workshop nya murah meriah padahal ini jenis workshop yang jarang ada loh. Setauku memang jarang sih yang ngadain workshop dengan tema berkebun atau menanam bunga / buah. Makanya mumpung ada langsung gas ga sii 😏.

Sunflower workshop at Sunflow rooftop 🌻💛


Mentornya bernama Mbak Nana (@ananurulf29) yang ternyata owner Sunflow Cafe 👏. Workshop sebenarnya dimulai jam 9 pagi, tapi karena ada yang molor ya baru dimulai jam 9.30 😅. Jumlah peserta sebenarnya ada 7 orang, tapi yang hadir hanya 4 orang. Mungkinkah karena lagi pada lomba agustusan? Untuk free drink nya, kami boleh memilih loh mau menu minuman apa. Aku pilih Choco Latte yang kalau tidak free tuh harganya 25K. Karena penasaran pengen tau rasa salt bread, aku beli Salt Bread Creamy Garlic seharga 25K 🥖. Ini pertama kalinya aku menikmati salt bread. Enak banget ya Tuhan! Apalagi filing nya tuh creamy garlic yang ga cuma creamy tapi juga berasa cheesy. Salty di luar, sweet di dalam, so yummy 😋! Choco Latte nya pun segar dan nyoklat banget rasanya. Okee balik ke sunflower workshop lagi 🌻.

Berada di rooftop nya Sunflow 😏

Bahan dan alat sudah disediakan

Salt bread dan choco latte nya mantaap enaak 😋

Mbak Nana sedang menjelaskan sekilas tentang sunflower 🌻


Teori dulu, catet.. catet.. 🖉


Nah mumpung bunga matahari di rooftop nya Sunflow sudah pada mengering dan bijinya siap tanam, Mbak Nana ngadain workshop ini sambil memanfaatkan biji-biji sunflowers untuk jadi cikal bakal sunflowers selanjutnya. Sebenernya aku tuh pengen banget loh liat sunflower garden yang bunga-bunganya masih segar kuning gitu, eh malah yang disini udah pada kering, hiks, next time deh kalau ke cafe ini lagi semoga sudah tumbuh bunganya 🌻. Oh ya, minggu lalu aku sudah bilang yah kalo cafe ini tu sebelahan sama kampusku dulu, hehehe. Nah dari rooftop nya ini malah makin jelas gaess mantan kampusku itu 😆. Wah sekarang bangunannya baru, besar, dan terlihat mevvah. Tadinya tuh STIBA Satya Wacana tapi di tahun 2012 dijadikan Fakultas Bahasa dan Seni UKSW. Sukses terus UKSW 👍! Okee let's go mari sekarang aku bahas cara menanam bunga matahari yang baik dan benar yaa 🌻.

Memetik bunga matahari yang sudah kering

Yuk kita panen biji bunga matahari 🌻

Fokus melepas biji-biji bunga matahari

Lihat bedanya biji bunga matahari yang kering dan belum kering


Masukkan biji-biji bunga matahari ke pouch


Sebelum masuk ke metode atau cara menanam, Mbak Nana menginstruksikan untuk memetik satu atau dua bunga matahari yang sudah kering di rooftop Sunflow. Setelah itu, kami mulai memanen / melepas biji-biji bunga matahari. Wah dapat banyak banget niiih gaess, hehehe 😁. Biji-biji sebanyak itu langsung dimasukkan ke pouch untuk nanti dibawa pulang. Sisain aja beberapa biji untuk praktek langsung menanam bunga matahari disini. Btw, biji bunga matahari itu gak ada kadaluarsa yaa, jadi kita bisa menanam biji bunga matahari kapan saja, yay 😀! Mbak Nana mengajarkan dua metode. Metode pertama menggunakan media tisu basah dan metode kedua menggunakan media pot kecil yang sudah diberi tanah.

Memperhatikan dengan seksama 👀

Sejuk banget disini, padahal di rooftop loh 😄💚


METODE PERTAMA

  • Basahi tisu sampai lembab dan letakkan di wadah plastik
  • Taruh beberapa biji sunflower di atas tisu tersebut. Tata yang rapi dan beri jarak yaa
  • Basahi tisu dan tutupkan tisu tersebut diatas biji-biji bunga matahari tadi
  • Tutup wadah tapi jangan rapat, beri sedikit celah
  • Beri sedikit air setiap hari supaya kondisi tisu tetap lembab

Nah metode pertama ini cocok untuk yang mau mulai menanam biji bunga matahari tapi belum punya pot. Jadi bisa langsung cuss aja pake wadah plastik dan tisu basah sebagai medianya 😏. Tunggu selama beberapa hari (4-7 hari) sampai tumbuh kecambah. Kalau kecambah sudah muncul, bisa dipindahkan ke pot kecil / cup plastik berisi tanah lembab. Bisa gak sih dari tisu langsung ke pot besar? Oh tidak boleh langsung ke pot besar ya gaess. Kecambah harus dibuat terbiasa dulu dengan tanah dan daunnya muncul.

Metode pertama: pakai media tisu basah

Tata biji-biji sunflower yang rapi yaa

Tutup biji-biji tersebut dengan tisu basah dan tutup wadah tapi jangan rapat


METODE KEDUA

  • Siapkan media berupa pot kecil atau cup plastik beserta tanah basah
  • Letakkan biji bunga matahari dengan posisi yang runcing berada di bawah. Kenapa yang runcing harus dibawah? Karena akar pertama muncul dari bagian yang runcing tersebut. Kalau kebalik nanti akarnya muncul dari atas, kan gak lucu.
  • Taruh pot kecil tersebut di tempat yang teduh, jangan terkena sinar matahari langsung 
  • Siram dengan sedikit air setiap hari, dari pangkal sampai akarnya. Air jangan kena di bunganya yaa
  • Setelah berdaun, pindahkan kecambah dan tanah ke pot yang berukuran besar 
  • Letakkan di bawah sinar matahari dan jangan kena hujan. Bunga matahari tidak suka hujan soalnyaa
  • Rajinlah menyirami tanah tempat tumbuh bunga matahari setiap hari 

Ambil tanah basah dan taruh di media pot kecil

Taruh biji-biji dengan posisi yang runcing di bawah

Alas ini matching ya sama workshop nya 🌻


Simple kan? Yang penting telaten sih, metode kedua ini cocok bagi orang yang telaten 😊. Nanti kalau sudah tumbuh cantik, perhatikan saja dari mekarnya sampai ke kering lagi itu butuh kira-kira 1 bulan. Nah nanti kalau sudah kering, bisa panen biji-biji sunflowers lagi deh. Pastikan bunga sudah bener-bener kering ya supaya kualitas biji-bijinya juga okee. Oh ya, kami juga dapat 2 cup media tanam. Satu cup berisi kecambah bunga matahari dan satu cup berisi kecambah zinnia (bunga kertas). 

Dapat free media tanam berupa cup berisi bunga matahari dan bunga zinnia 😀


Sekilas tentang bunga zinnia / kembang ratna / bunga kertas: bunga ini adalah bunga berupa semak dan perdu kecil. Bunga ini memiliki mahkota bunga yang sangat tipis dan kaku mirip lembaran kertas.  

Panen biji bunga zinnia yang sudah kering 


Eniwei, cara menanam bunga zinnia malah lebih simple dan mudah, kata Mbak Nana sih begitu. Melepas biji-biji bunga zinnia kering sama seperti melepas biji-biji sunflower. Untuk menanam bijinya bahkan tidak harus ada media tanam. Bisa disebar saja langsung di tanah yang lembab dan basah. 2 minggu kemudian akarnya akan muncul.

Kasi air biar segar 💦

Semoga kalo kemari lagi, sunflowers nya udah bermekaran yaa 🌻

Foto berlatarbelakang kampusku biyen 😁


Terimakasih Mbak Nana untuk ilmu menanam bunga matahari dan bunga zinnia hari ini 🌻. Semoga ilmunya berguna dan aku bisa berhasil menanam bunga matahari dan bunga zinnia dirumah. Amiin 🙏.

Thank you Mbak Nana! 🌻


Foto dulu di depan mirror ini 😃


2 pouch biji bunga matahari dan 1 pouch biji bunga zinnia 👌


Oke gaess, hari ini sebenarnya agendaku ada 2. Selain workshop bunga matahari, aku juga penasaran pengen kulineran di Bangkok Food Fest yang diadakan di depan Ramayana. Hari ini adalah hari terakhir festival kuliner Thailand itu di Salatiga. Kudu musti harus kesana 😆! Pas banget nih di jam 11.30 ini aku udah melapar. Langsung saja kita ke... Bangkok Food Fest! 😎

UPDATE:

22 Agustus 2026, sudah keluar kecambah, yay! 😀🌻

22 Agustus 2026, ngulang nanem di tisu dari awal, yang kemarin lupa dikasi air jadi meninggoy deh 😑

26 Agustus 2026, kecambah sudah muncul, yay! 😁🌻


Location Map: Sunflow Cafe Salatiga

Baca Juga