Ini Kisah Romantis Terjadinya Situ Patenggang di Ciwidey Bandung

Subscribe to Travelingika.com:

Situ Patenggang atau Situ Patengan ini adalah sebuah danau di area Ciwidey, Kabupaten Bandung yang view alamnya juga tak kalah keren. Dari Kawah Putih kami menuju ke Situ Patenggang dengan ojek. Dengan membayar 15 ribu, kami diantar sampai masuk kedalam dan ga perlu bayar tiket lagi (makasih ya Pak Ojek yang baik hati, hehe). Alternatif lain, dari Kawah Putih bisa naik angkot dengan tarif 5000, lalu beli tiket masuk seharga 20 ribu. Dengan jarak kira-kira 12 kilometer, kami membutuhkan waktu sekitar 15 menit naik ojek untuk sampai di Situ Patenggang.

Disini terdapat Batu Cinta, spot paling populer di Situ Patenggang. Tapi untuk menuju spot itu musti sewa boat seharga 30 rb/jam nya. Dikarenakan waktu yang terbatas, kami ga sewa boat dan cukup puas dengan narsis ceria di pinggiran danau, hehe. Nama Situ Patengan sendiri berasal dari bahasa Sunda "Pateangan-teangan" yang artinya saling mencari. Rupanya danau ini memiliki kisah historis yang romantis, tentang cinta antara putra seorang prabu dengan putri yang merupakan titisan dewi. Mereka bernama Ki Santang dan Dewi Rengganis. Walaupun mereka terpisah untuk sekian lama namun karena cinta mereka yang begitu dalam akhirnya mereka pun saling mencari dan dipertemukan kembali di sebuah tempat yang sampai sekarang dinamakan Batu Cinta.  

Dewi Rengganis minta untuk dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar. Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati, dan diberi nama Pulau Asmara / Pulau Sasaka. Nah, menurut cerita ini, siapapun yang singgah di Batu Cinta dan mengelilingi Pulau Asmara niscaya akan mendapatkan cinta abadi seperti cinta mereka. Wah romantis banget ya! Pantesan di Situ Patengan banyak kapal kecil yang bisa disewa untuk keliling danau. Sepertinya banyak juga yang sewa kapal untuk tujuan wisata romantis keliling Pulau Asmara ini, hehe. 

Oke, berhubung sudah sore maka saatnya menuju Kota Bandung untuk check in hotel, cari makan dan istirahat. Untunglah tas yang kami bawa itu model backpack, jadi praktis dan ga terlalu berat. Pulang ke Terminal Ciwidey dari Situ Patenggang sangat mudah. Naik aja angkot yang melewati kawasan Situ Patenggang ini langsung ke Terminal Ciwidey seharga 15 ribu. Karena kemarin macet parah, perjalanan ke terminal butuh waktu 1,5 jam. Tapi puass banget karena kami berhasil mbolang ke Kawah Putih dan Situ Patenggang di kawasan Ciwidey, Kabupaten Bandung. Next, mbolang kami berlanjut di Kota Bandung. Yeah! :D

Kisah romantis awal mula Situ Patenggang

Situ Patenggang dari kejauhan


Beri nilai tempat wisata ini, Kak :
{[["☆","★"]]}

Yuk komen, Kak! :D
EmoticonEmoticon