Currently feeling The current mood of travelingika at www.imood.com

Serunya Belajar Sejarah dan Jejak Para Pahlawan di Kota Ungaran

Yuk mari kita belajar lagi tentang sejarah di Kota Ungaran tercinta ini 😏. Sebelumnya saya sudah mengikuti walking tour yang diadakan Telusur Kota yang bertajuk Pendidikan Masa Kolonial di Ungaran. Seru banget dan saya ketagihan belajar sejarah lagi dengan cara asyik seperti ini. Walking tour (sekalian bakar kalori, hehehe) dan menambah ilmu sejarah di suatu kota. Saya tinggal di Ungaran dan saya kira saya sudah tau banyak tentang kota ini. Well, ternyata saya salah, masih ada banyak hal bersejarah di kota ini yang saya belum ketahui. 

Belajar jejak pahlawan di Museum Gatot Soebroto 😊


Meeting point hari ini di Benteng Willem II Ungaran

Zine dan tour guides hari ini: Mas Ulil dan Mbak Dwi


Tanpa ba bi bu lagi, berikut adalah catatan walking tour saya bersama Telusur Kota, belajar sejarah dan jejak para pahlawan di Ungaran dengan total jarak 2,5 km 💪. Biayanya murmer sekali, hanya 65K saja. Kali ini tour guide nya adalah Mas Ulil dan Mbak Dwi. Dokumentasi hari ini oleh Mas Irfan. Meeting point nya di Benteng Willem II Ungaran yang dekat dengan rumah saya. Trip asyik ini dimulai dari jam 2 siang sampai jam 5 sore. 

Berjalan memasuki area Kantor Bupati Semarang 👀


1. Kantor Bupati Semarang

Ini pertama kalinya saya masuk ke Kantor Bupati Semarang, lokasinya ada di seberang Benteng Willem II. Di lobi kantor ini terdapat 5 meriam kuno. 4 meriam terbuat dari besi dan 1 meriam terbuat dari perunggu. Kelima meriam kuno ini adalah hadiah pemberian dari Pakubuwono X kepada Bupati Semarang R.M.A.A. Purboadiningrat pada tahun 1906. Pada awalnya, meriam ini berada di Kanjengan, pusat pemerintahan lama Kabupaten Semarang di Semarang Kota. Saat ibukota kabupaten dipindah ke Ungaran pada dekade 1980an, kelima meriam tersebut juga turut dipindahkan.

Kantor Bupati Semarang

3 meriam kuno di lobby kantor

Total terdapat 5 meriam kuno

Mendengarkan penjelasan tentang kelima meriam kuno

Foto dulu bersama meriam kuno 😁💥

Foto di depan Kantor Bupati Semarang 😊


2. Kantor Pos Lama

Kantor Pos Lama ini berada di bagian depan Kantor Bupati Semarang. Waktu saya masih kecil, saya sering berkirim surat dengan beberapa sahabat pena melalui kantor pos jadul ini. Asyik banget kan, jaman saya SD sampe SMA dulu rajin banget saya berkorespondensi. Selain asyik dengan hobi korespondensi / berkirim surat dengan beberapa sahabat pena, saya juga suka mengirim bungkus produk kalo ada undian berhadiah yang saya suka, jawaban quiz atau TTS (pake kartu pos), mengirim surat ke majalah atau fan clubs (bahkan MTV!), menerima wesel kalau menang undian berhadiah, dan segenap ke-random-an lainnya yang bisa dilakukan via kantor pos, wkwk seru dan lucu banget kalau ingat aneka hobi random saya waktu itu 😆😂. 

Kantor pos lama

Penampakan bis surat


Eiits gimana sih kok malah ngomongin hobi jadul 😆. Balik lagi yak ke pembahasan mengenai Kantor Pos Lama. Kantor pos ini berdiri sekitar tahun 1932 dan menjadi saksi bagaimana surat pernah menjadi urat nadi komunikasi jarak jauh pada masa kolonial. Kantor pos ini dibangun sebagai bagian dari perluasan jaringan pos dan telegram Hindia-Belanda. Bangunan ini menandai pentingnya Ungaran dalam jalur administrasi dan komunikasi.

Membaca penjelasan tentang Kantor Pos Lama

Terkesima dengan bentuk bangunannya yang jadul

Tetap semangat berjalan di tengah teriknya mentari 🌞


3. Hotel Montanari / Monteneri 

Hotel Monteneri ini direkomendasikan bagi orang-orang yang ingin memulihkan kesehatan, terutama penderita gangguan demam, perut, dan syaraf. Letaknya yang berdekatan dengan rumah dokter spesialis membuat bangunan ini sangat oke untuk pemulihan kesehatan pasien. Selain menjadi tempat menginap, perusahaan pengelolanya juga waktu itu menyediakan jasa sewa mobil. Sayangnya kini bangunan ini sudah tak ada lagi karena sudah dirobohkan dan dijadikan bangunan baru untuk kepolisian. Lokasinya ada di belakang Polsek Ungaran.

Mendengarkan penjelasan tentang Hotel Montanari

Sayang banget jejak sejarah hotelnya sudah dirubuhkan dan dijadikan ekstensi kantor polisi


Disini dulu berdiri Hotel Montanari

Berjalan menuju Rusthuis Militairen 😊


4. Rusthuis Militairen 

Bangunan tua ini dulunya adalah tempat peristirahatan para tentara veteran pada masa kolonial. Seiring dengan berjalannya waktu, fungsinya berubah menjadi gudang penyimpanan tembakau. Hal ini selaras dengan jejak sejarah Ungaran sebagai kawasan perkebunan dataran tinggi yang pernah menghasilkan komoditas unggulan. Penyimpanan / gudang tembakau tersebut dikelola oleh pabrik Praoe Layar yang merupakan perusahaan industri rokok kretek legendaris yang berpusat di kawasan Kota Lama, Kota Semarang. Hmm, lumayan jauh juga ya penyimpanan tembakaunya sampai di Ungaran. Kabarnya sih, aktivitas truk yang membawa tembakau ke bangunan jadul ini tuh dilakukan di malam hari untuk menghindari kemacetan dan supaya cita rasa tembakau nya tetap terjaga.

Rusthuis militairen


Inget banget dulu pas SMA, setiap pulang sekolah selalu lewat bangunan ini dan waktu itu saya cuman mikir "ni bangunan kok kek istana yak, kek castle gitu" 🏰. Eh taunya tempat penyimpanan tembakau. Nah kebetulan ada salah satu peserta trip yang pernah tinggal di Rusthuis Militairen ini bersama keluarganya. Jadi dulunya nih bangunan selain difungsikan sebagai tempat peristirahatan para tentara veteran, juga difungsikan sebagai tempat tinggal beberapa anggota tentara. Nah kebetulan salah satu peserta trip tersebut anak tentara yang pernah menikmati beberapa tahun tinggal di bangunan jadul tersebut. 

Lokasinya berdekatan dengan Polsek Ungaran


Tidak diperbolehkan masuk, hanya boleh melihat dari luar saja 👀

Sebenarnya penasaran banget dalemnya tuh kek apa ya 😅

Walaupun jalan raya berisik, tapi tetep semangat mendengarkan penjelasan 😆 


5. Rumah peristirahatan / Museum Pribadi Gatot Soebroto

Saya sering melewati area ini tapi malah baru ngeh kalau disini tuh ada.. museum! Ya ampun, kok saya gak tau sih ya kalau di area ini ada museum, huhuhu. But wait.. ternyata museum ini diresmikan pada 10 Oktober 2021, pas masih pandemi ini sih. Selama masa pandemi saya memang ga terlalu update soal tempat wisata baru, maklum lagi rada menggalau kala itu, ya ada lah pokoknya 😅. Lokasi museum ini berada di area yang sama dengan restoran Off-Grid, yep, resto kece yang ada mini zoo nya itu. Museum Pribadi Gatot Soebroto (@museumgatotsoebroto) membuat pengunjungnya mengenal lebih dekat sosok pahlawan bernama Jenderal Gatot Soebroto. 

Museum Pribadi Gatot Soebroto

Sebelum masuk, dijelaskan dulu sekilas mengenai museum ini

Siap explore Museum Gatot Soebroto 😏

Beberapa artefak

Beberapa penghargaan dan koleksi tongkat

Ruang kerja, foto keluarga, dan ruang tidur Gatot Soebroto

Baju kebaya Ibu Soepiah, istri Jenderal Gatot Soebroto


Jenderal Gatot Soebroto adalah seorang prajurit satu tentara keamanan rakyat Indonesia yang memulai karir militernya sebagai tentara kerajaan Hindia Belanda. Beliau lahir di Banyumas pada 10 Oktober 1907 dan meninggal di Jakarta pada 11 Juni 1962. Beliau dikenal sebagai tentara yang solider terhadap rakyat kecil meski tengah bekerja sebagai tentara kependudukan Belanda dan Jepang. Beliau ini dianggap sebagai contoh seorang pemimpin yang layak diapresiasi berkat jasa-jasanya. Di Ungaran, Gatot Soebroto pernah memilih hidup tenang selepas mengundurkan diri dari dinas militer di tahun 1953. Rumah peristirahatan yang kini menjadi museum pribadi ini menyimpan ribuan arsip foto dan ratusan artefak / benda bersejarah. Hal ini menjadi saksi kedekatan sang jenderal dengan Kota Ungaran.

Ruang utama yang sungguh estetik

Gatot Soebroto, jenderal yang mengayomi

"Eh apa tuu" 😁

Terkesima melihat kerennya aneka sketsa / gambar Museum Gatot Soebroto

Foto funeral, beberapa sketsa / gambar museum, dan aneka benda kenangan


Jenderal Gatot Soebroto memiliki 6 orang anak. Salah satunya bernama Nanang Bambang Sardjono yang menikah dengan orang Filipina. Salah satu anak dari Bapak Nanang yang bernama Lawrence Sardjono lah yang mendirikan restoran Off-Grid di sebelah museum ini. Areanya memang dibuat sangat apik, asri, dan sejuk dengan keberadaan taman, mini zoo, dan sebuah joglo. Joglo ini dulu digunakan oleh Gatot Soebroto untuk bermeditasi karena beliau adalah pemeluk agama Buddha.

Foto bersama di ruang utama yang indah dan estetik ini 😀💚

Terdapat joglo di halamannya


Mantap banget mendengarkan penjelasan Mas Ulil tentang sejarah dan jejak Gatot Soebroto di Kota Ungaran 😀. Saya juga senang bisa explore dan belajar banyak hal tentang jenderal yang luar biasa dan sangat mengayomi ini. Mengetahui hal-hal historis seperti ini memberikan pengalaman yang unik bagi saya. 

Joglo tempat Gatot Soebroto bermeditasi

Foto dulu disini 😍

Cakep banget background nya 😍


6. Benteng Willem II Ungaran

Tiba saatnya kita di destinasi terakhir hari ini yaitu Benteng Willem II Ungaran. Dulu pas SMA, saya punya teman yang tinggal di benteng ini. Memang waktu itu benteng ini digunakan sebagai wisma polisi. Keluarganya tinggal di lantai 2. Waktu itu aja udah berasa banget horornya tiap maen ke rumah temen saya itu, wkwk, bangunannya jadul dan spooky gitu. Apalagi pohon beringin yang ada di depan benteng ini, beuuuh horor maksimal! Kabarnya sih, tu pohon banyak penunggunya gaess, hiiii 😱. Untung aja dulu tiap maen kemari saya gak pernah diliatin makhluk-makhluk apa gitu, hiiii. Terakhir saya masuk kemari di tahun 2007 dan pas saya ketuk pintu rumah teman saya itu, eh ga ada yang jawab. Dan ternyata.. udah terbengkalai gaess, lah ternyata semua orang yang tinggal di benteng itu udah pindah alias "digusur". Saya pun baru nyadar pas saya keliling di area benteng kok udah kosong semua ternyata, wkwk. Horor gak tuh saya kesitu sendirian, ternyata udah kosong melompong 😱, gak ada orang. Eh tapi kalau "penghuni" dalam artian hantu sih mungkin masih banyak yaa. Untung saya kesitu di siang hari, jadi ga serem-serem amat, hehehe.

Benteng Willem II dan penampakan Gubernur Jenderal Hindia Belanda dari 1743-1750

Coba tebak angka romawi ini menunjukkan tahun berapa? 😸

Masih ngitung dan menebak-nebak angka romawi 😆

Menambah pengetahuan seputar Benteng Willem II Ungaran 😏

Joglo di dalam area Benteng Willem II

Ternyata di masa kolonial, pintu ini adalah pintu masuk 🚪

Menuju ke balkoni

Bentuk bangunannya masih asli 👌


Naik tangga lagi menuju ke lantai atas


Lah ngelantur lagi saya, balik lagi ke bahasan tentang Benteng Willem II Ungaran yak 😅. Benteng ini dibangun pada tahun 1786 dan dinamakan Fort De Ontmoeting. Benteng ini menjadi saksi pertempuran Inggris - Belanda pada tahun 1811 dan juga menjadi tempat persinggahan singkat Pangeran Diponegoro pada tahun 1830. Kemudian beralih fungsi menjadi tempat tetirah tentara. 

Dulu seorang teman saya pernah tinggal disini 👀

Penjelasan mengenai penangkapan Pangeran Diponegoro yang kemudian dalam perjalanannya sempat beristirahat di benteng ini

Spot yang unik untuk menikmati sunset 🌇


Sekarang benteng ini udah ga ada horor-horornya gaess. La wong malah dipakai kepolisian setempat, ada ruangan kantor juga, dan jadi tempat ujian buat dapet SIM, wkwk. Ternyata masyarakat umum kalau mau wisata atau berkunjung kemari boleh-boleh aja kok, bebas, gratis juga. Di dalem area benteng malah ada kantin nya segala, jualan minuman dan makanan. Seperti saat ini, saya menikmati segarnya es teh dan lezatnya aneka gorengan (bakwan, pisang goreng, dan mendoan) yang disajikan ibu kantin tersebut 😋. Suami dari ibu kantin, sebut saja namanya bapak kantin, punya responsibility untuk menjaga benteng dan memberi makan anjing-anjing polisi 🐕🐶. Nah ternyata pintu masuk benteng ini tuh aslinya dari belakang dan bukan dari depan seperti yang saya kira selama ini. Nah di depan pintu "depan" itu ternyata ada area kandang anjing-anjing polisi (anjing terlatih) yang biasa buat ngendus-ngendus jejak kegiatan kriminal. Galaknya minta ampun gaess, barking terus dengan menunjukkan gigi-giginya yang tajam. Tapi di deket kandang itu malah ada hal paling random yang saya lihat yaitu.. kalkun 🦃! Random banget gak sih bapak kantin pelihara beberapa kalkun 😁.

Menikmati es teh dan aneka gorengan yang lezat! 😋😍

Gorengannya gurih, renyah, enak banget! 😍😋

Nikmatnya makan gorengan sambil mendengarkan penjelasan Mas Ulil tentang sejarah benteng ini 😁

Makan gorengan sambil mikir "ini cara bikinnya gimana sih kok bisa seenak ini?" 😆💛

Geng kalkun dan spot kandang anjing-anjing polisi

Baru kali ini saya melihat kalkun dari dekat 🦃😁

Tangga legend, patung Pangeran Diponegoro, dan pohon beringin legend di depan benteng

Thank you! I had such a good time today! 😎

Besok ikutan walking tour lagi skuy! 😀


Today's activity was so much fun 😎! Tak terasa sudah menjelang maghrib, kami pun satu persatu berpamitan pulang ke rumah dan daerah masing-masing. Ternyata peserta walking tour hari ini gak hanya dari Ungaran, tapi juga dari Salatiga dan Yogyakarta. Semoga di lain waktu bisa ketemu lagi dengan manusia-manusia asyik ini. Thank you banget buat Telusur Kota yang sudah membagikan pengetahuan, menjelaskan sejarah dan jejak para pahlawan di Kota Ungaran tercinta ini 😊.

Location Map: 

  1. Kantor Bupati Semarang
  2. Kantor Pos Lama
  3. Hotel Montanari / Monteneri
  4. Rusthuis Militairen
  5. Museum Pribadi Gatot Soebroto
  6. Benteng Willem II Ungaran        

Baca Juga